Membangun Jaringan peer to peer ..

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama, diantaranya :

1. Untuk membagi sumber daya, contohnya didalam penggunaan printer, CPU, memori atau Hardisk secara bersamaan.
2. Untuk komunikasi : contohnya E-mail, Instant Messaging, Chatting.
3. Untuk akses informasi : contohnya Web Browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada 2 jenis jaringan komputer :

1. Client-server, Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih.
2. Peer-to-peer, Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat dijadikan server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A, B, C, D, dan E) yang memberi hak akses terhadap file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer-to-peer.
Dari definisi tersebut, jawaban dari pertanyaan diatas adalah menggunakan model jaringan peer-to-peer atau disingkat p2p.
Untuk membangun jaringan p2p, langkah pertama yang harus dipersiapkan adalah :
1. Menyiapkan perangkat keras yang belum terpasang sebelumnya, seperti : Kabel UTP, kartu ethernet (Ethernet card), RG konektor dll (diasumsikan anda telah memasang perangkat tersebut ke dalam CPU).
2. Setting alamat IP di masing-masing komputer.
Untuk Win XP :
Langkah pertama misalkan pada computer 1 setting IP dengan cara ke Control Panel | Network Conections, kemudian klik kanan pada LAN | Properties. Dalam tab Properties pilih Internet Protocol (IP), kemudian klik tombol Properties, lalu masukan alamat IP nya, misalkan 192.168.1.1 dengan subnetnya 255.255.255.0 kemudian klik OK.
Kemudian setting IP computer misalkan computer 2 dengan cara ke Control Panel | Network Conections, kemudian klik kanan pada LAN | Properties. Dalam tab Properties pilih Internet Protocol (IP), kemudian klik tombol Properties, lalu masukan alamat IP nya dan tidak boleh sama dengan IP computer lain yang sudah digunakan misalnya 192.168.1.2 dengan subnetnya 255.255.255.0 kemudian klik OK. (Ingat salah satu syarat membuat jaringan local supaya dapat terhubung ialah pastikan kita mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama.
Juga setting IP pada computer lain jika jaringan tersebut terdiri lebih dari 2 komputer dengan cara yang sama seperti di atas (jika lebih dari 2 komputer dalam jaringan, anda tentunya akan membutuhkan hub).
Dan jangan lupa mengganti Workgroup. Dengan cara klik kanan pada My Computer | Properties | Computer Names, kemudian klik tombol change …, lalu ganti workgroupnya sesuai dengan yang sudah anda persiapkan. Pastikan semua komputer menggunakan workgroup yang sama.
1. Restart Komputer yang telah ter-IP nya.
2. Jalankan perintah Ping, dengan cara klik Start | Run atau dengan Window + r kemudian ketik misalkan menjalankannya dari komp.1 untuk mengetes te-koneksikah dengan computer 2 ketik “ping 192.168.1.2” (tanpa tanda kutip)
Jika ping tersebut di-Reply berarti computer 1 dengan computer 2 telah online dan terkoneksi dengan baik. Namun jika pada layar tertulis “Request Time Out” berarti komp 1 dengan komp 2 belum terkoneksi, mungkin permasalahan dapat pada hardware yang digunakan atau setting IP yan belum benar.
3. Jika sampai langkah ini sudah berhasil selanjutnya anda tinggal membuat Folder Sharing untuk keperluan pertukaran file kerja anda. Dan jangan lupa untuk mengaktifkan layanan “File and Printer Sharing”nya. Atau jika anda ingin bermain game secara Multiplayer instalasi game yang mendukung fitur multiplayer pada kedua computer yang terhubung (misalnya game Counter Strike 1.6), jalankan game, salah satu computer buat sebagai server game, yang lain join saja, tinggal main deh.
Sumber :

One response to this post.

  1. Posted by aLLoVva_17 on 12/03/2010 at 11:25 am

    ehm,,
    lumayan ngrti,,
    heheheeh,,

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: